Postingan

Karina Pelajar SMAN 17 Batam Ciptakan Wayang Dari Tempurung

Gambar
Karina Putri Yuti, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 17 Batam, kelas XII jurusan Matematika Ilmu Alam (MIA), menciptakan kerajinan tangan wayang dari tempurung kelapa. AHMAD YANI- Batam Karina begitulah nama sapaan kesehariannya, wanita yang genap berusia 18 tahun ini, tinggal di Buana View Blok Melati nomor 9, Batuaji. Wanita ini mempunyai kegemaran berkesenian membuat sebuah kerajinan tangan bernilai seni tinggi, yaitu sebuah wayang berbahan tempurung kelapa. Selasa (9/1) pukul 11.30 WIB, saya menyambangi ke sekolahnya yang beradi di Kavling Bukit Seroja Dapur 12, Sagulung, tempat ia menuntut ilmu. Kedatang saya disambut oleh seorang guru bernama Jamal Dinata."Ada yang bisa kami bantu mas," ujar guru yang diketahui menjabat sebagai waka kesiswaan itu. Kemudian saya menyampaikan niat ingin bertemu seorang murid yang memiliki kegemaran membuat kerajinan seni wayang dari tempurung itu. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan, kemudian saya dipersilahkan masuk ke ruan...

Gudang Ban Bekas Mako Pemadam Duriangkang Terbakar

Gambar
Simulasi Pemadam Kebakaran Gudang ban bekas milik Mako Pemadan Kebakaran Badan Pengusaha (BP) Batam, Duriangkang, Jalan Ahmad yani, Jumat (29/1) sekitar pukul 14.30 WIB terbakat. Tidak sampai satu jam, kebakaran yang mengepul asap hitam berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.      AHMAD YANI - Batam Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Namum gudang dan lahan yang berada tepat di belakang Mako Pemadan Duriangkang itu ludes dilalap sijago merah. Untung 36 orang anggota pemadam kebakaran Badan Pengusaha (BP) Batam, cepat datang ketempat kejadian dan segera memadamkan api. Sekitar  pukul 14.30 WIB, tiba-tiba srine milik  Mako Pemadam Kebakaran Badan Pengusaha (BP) Batam berbunyi. Seperti bisa itu menandakan bahwa ada kebakaran. Mendengar demikian, tak butuh waktu lama tim pemadan mulai sigat memakai  wearpack kemudian langsung menuju mobil pemdam untuk segera ke lokasi api. Satu mobil di isi dengan enam orang regu pemadam....

Veronika Atlet Karate Wanita Usia 15 Tahun

Gambar
Dua Belas Pertarungan, Sembilan Kali Menang Veronika Lumban Toruan, 15 tahun, warga Perumahan Taman Cipta Asri blok L nomor 15, Tembesi, Sagulung, merupakan Atlet remaja asal Provinsi Kepri, yang berhasil menorehkan prestasi dalam bidang beladiri Karate sebanyak sembilan kali juara dalam dua belas pertandingan baik tingkat Kota, Nasioanal bahkan Internasional. AHMAD YANI- Sagulung Meski tergolong masih berusia remaja, wanita kelahiran  Batam  22 Agustus 2000    anak dari  Pardamean Lumban Toruan, 50 dan Tormauli Simanjuntak, 49, cukup bisa membanggakan, karena diusianya saat ini ia telah berhasil menorehkan prestasi yang luar biasa dibidang yang digelutinya saat ini. Veronika merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik bernama Aditya, 13 tahun,  dan Nadian Maha Rama, delapan tahun. Mencintai dunia karate adalah salah satu kegemaranya dari kecil.  Kemudian ia memutuskan ingin belajar bela diri kepada orang tuanya. Saa...

Siswi MAN 2 Batam Juara Nasioanl Olimpiade Halal Lppom Mui 2015

Gambar
Nada Anisya kelas XI  IPA MA Negeri 2 Batam,  terpilih menjadi juara terbaik dalam olimpiade hahal yang diseggara kan oleh Lppom Mui Nasioanl. AHMAD YANI- Batam Pagi itu sekitar pukul  09.00 WIB, saya meluangkan waktu mendatangi sekolah Madrasah Aliyah (MA) Negeri 2 Batam, yang berada di Jalan Golden Prawn, Bengkong, Batam hendak menjumpai siswa yang diketahui berhasil meraih prestasi juara olimpiade halal tingkat nasional. Kedatang saya disambut hangat oleh Kepala Sekolah MAN 2 Batam, Mulyanto, dan juga didampingi dua murid yang merupakan siswa peraih juara olimpiade tersebut. Nada Anisya dan Jessy Ramadhanty. Kemudian kepala sekolah tersebut memberikan kesempatan untuk berbincang  dengan kedua anak didiknya tersebut yang berhasil meraih prestasi hlal itu. Nada menuturkan olimpiade yang diikuti mereka adalah merupaka program learning online yang dilaksanakan di seluruh Indonesia yang diikuti sebanyak 3.973 siswa SMA/MA/SMK/ sederajat se Indonesia. Nada m...

Kelola Limbah Menjadi Barang Bernilai Ekonomi

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Batam, alamat Kavling Bukit Kamboja, Dapur 12, Seipelunggut, Sagulung, Batam, Kelola limbah menjadia barang ekonomi kreatif, sehingga menjadi usaha yang menjanjikan. AHMAD YANI, Batam Lihai membuat sebuah karya kerajinan tangan, dan melahirkan sesuatu yang bermamfaat, ya begitulah murid di SMK Negeri 5 Batam. Beberapa karya telah dilahirkan dari tangan-tangan para siswa yang kreatif . Karya tersebut berasal dari limbah, barang bekas yang tidak berguna lagi, telah dibuang dan kemudian diambil oleh siswa SMK Nergeri 5 Batam diolah dan dijadikan miniatur yang indah, siap untuk di pasarkan. Muhmad Fikri Ramanda salah satu siswa Kelas X Instalasi Mesin Perkapalan seorang pengrajin yang telah membuat sebuah karya berupa miniatur helikopter yang dirancang dengan sagat unik dari botol kaling minuman bekas. M Fikri, saat dijumpai di rungan guru pembina program pengelolaan limbah menjadi barang bernilai ekonomi Yusmarni, di ruangan sebesar 2X3 itu, M Fik...

Berbincang Dengan Erviana Madalina Sutra Dara Muda

Gambar
Dari Hobi Nonton Film, Akghirnya Bisa Buat Film Sendiri    Masih SMA bisa buat produk film sendiri dan sering ikut lomba Nasional dan Internasional AHMAD YANI- Batam Berangkat dari hobi dan kecintaannya kepada dunia seni perfilman, salah seorang pelajar SMA Kota Batam kini bisa membuat produk film butan sendiri. Rabu (21/10) pukul 14.00 WIB, saya mendatangi sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Batam, yang  beralamat di Jalan. Kavling Lama, Sagulung.  Kedatang saya untuk menjumpai Erviana Madalina, 18, tahun seorang  pelajar yang masih menduduki bangku kelas XII MIPA (Matematika Ilmu Pengetahun Alam).     Kedatangan saya di sambut oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, juga sekaligus guru pembina mata pelajaran seni budaya, bernama Sardayenti,"Ada yang bisa dibantu pak, mau cari siapa?" tanyanya. Kemudian saya menyampaikan niat untuk menjumpai Erviana Madalina yang merupakan siswa di sekolah tersebut, kemudian guru  meng...

Berbincang dengan Generasi Penerus Pertama Makyong

Gambar
Kembalikan Kejayaan Makyong Makyong butuh regenerasi agar tidak punah oleh zaman modrenisasi. Makyong merupakan warisan leluhur masyarakat melayu haru terus di jaga kelestarikannya. AHMAD YANI- Sagulung Jumat (9/10) pukul 11.00 WIB. Saya mendatangi kediaman Dorani Basri warga Taman Cipta Asri Blok L Nomor 88. Dia merupakan seorang penerus pertama Makyong di Kota Batam.  Untuk tetap menjaga kelestarian Makyong pria 47 tahun ini mendedikasikan dirinya untuk mengajar seni teater tradisional masyarakat Melayu itu pada anak-anak di Pulau Panjang kecamatan bulang Kota Batam RW O5/RT 01 dua hari sekali pulang kerumahnya di pulau. Bukan tak beralasan pria yang akrab disapa Dorani ini berbuat demikian, mengajar makyong semata-mata untuk menjaga kelestarian teater yang konon katanya zaman dulu sering diadakan di pematang sawah sehabis panen padi ini. Soal makyong, Dorani mewarisi aktivitas kedua orang tuanya Basri yang kini sudah lebih dulu menghadap khalik dan mak Norma, tak ...

Melihat Jejak Peninggalan Kampung Vietnam di Galang

Gambar
Jadi Objek Wisata Sejarah, Bangunannya Terawat dan Digunakan Masyarakat Sekitar Jejak sejarah yang ditinggalkan warga Vietnam di Kecamatan Galang masih ada dan terawat hingga kini. Bisa jadi wisata edukatif di Batam. AHMAD YANI, Galang Kampung Vietnam, sebuah catatan sejarah yang tak bisa dilupakan, bagi warga Kota Batam, Indonesia bahkan dunia sekalipun. Kini Kampung Vietnam, menjadi sebuah peninggalan sejarah, sebuah kampung yang penuh dengan tanda tanya dan cerita suka maupun duka. Biasanya yang pertama disinggahi wisatawan adalah vihara, karena letaknya dekat dengan gerbang utama. Selain itu, vihara tersebut masih difungsikan oleh warga setempat. Ada juga tempat ibadah lainya yang masih berfungsi seperti masjid dan gereja. "Hingga saat ini fasilitas tersebut masih bagus dan terus digunakan oleh warga setempat," ujar Adnan, ketua museum, Sabtu (15/8). Tidak hanya itu banyak lagi peninggalan sejarah lainya berupa, rumah sakit, gedung pertemuan, sekolah (s...

PERJALAN TAK AKAN USAI

Gambar
Aku tak tahu seberapa jauh aku sudah berjalan, setinggi apa gunung sudah kudaki dan seterjal jalan mana telag aku susuri Aku tak pernah menghitung, jejak yang pernah ku tinggali, samudera mana telah kusebragi dan tebing-tebing mana yang kulintasi Ketika terbit, terbenam matahari pun aku masih tetap berlari mengalahkan bayang Mata tetap terbuka, telinga tetap mendengar, jemari-jemari terus menari memperhitung huruf-huruf, sambil bertanya, tetang apa, siapa, kapan, dimana, kenapa dan bagai mana. Aku tetap terjaga perjalanan ku tak pernah usai hanya malam yang gelap lah yang bisa menghentikan jarak lahkan ku. Batam, 3/8/2015, malam pukul 23.14 WIB.

SAJAK RINDU

Gambar
Rintik hujan berdeting menetes menghalau batas pandang Jumat  (31/7) malam, aku terbujur kaku di pojok bagunan LAM Menyaksikan senandung rindu sajak-sajak penyair tua lihai bergeming Sahdu menerobos sukma rindu Roma-roma berdiri disekujur tubuh Sajak rindu diiringi senandung  musik pemandu ridu  Mencakar kelam, membelai dinginya malam Sambil tertawa dan sorak soraian bertepuk peluh Sajak rindu terucap Sepatah dua patah kata para sastrawan, penyair muda meretas bait-bait sajak terkasih Setiap larik dan baik pun dipersunting, dikawinkan Sajak rindu terkasih pada malam kau membatas hasrat Kau terasing, dalam sukma menggebu ingin berpadu Sajak ridu terkasih aku igin kembali pada pangkuan mu Batam, Jumat, 31/7/2015. Malam  (penonton pembacaan pusi di lam dalam acara hari lahir pusi "kita adalah pusi") LAM adalah gedung Lebaga Adata Melayu Batam