Syaqila Fobia Suara Ayam
Adzan subuh nyaring berkumandang di Perumahan Puri
Masurai Dua Blok E Nomor 02 Mendalo Darat, Muoro Jambi. Menandakan pagi
sudah tiba, bunyi adzan memang terdengar jelas, sebab jarak rumah dari masjid
tidak begitu jauh hanya berjarak tujuh rumah.
Syaqila terlihat begitu nyenyak, wajarsaja semalam ia
asyik bermain hingga larut malam. Memang hampir setiap malam Syaqila tidur
paling cepat pukul 22.00 dan bisa hingga 00.00 wib. Kebiasaan tidur larut malam
sudah menjadi rutinitasnya.
Mungkin salah satu penyebabnya adalah pola tidurnya
yang tidak teratur. Siang hari hampir tiga kali tidur, pagi pukul 09.00 setelah
makan dan mandi, kemudia pukul 13.00 dan sebelum magrib. Selain tidur siang
hari, ia menghabiskan waktu dengan bermain dan nonton lagu kesukannya lewat
kaset compact disc (CD) koleksi paforit.
Ayam pun berkokok keras saling bersahutan menandakan
pagi sebentar lagi akan cerah. Entah adaapa gerangan Syaqila tiba-tiba menangis
sangat keras. Setiap sahutan ayam selalau membuat ia gelisah dan bisa terjaga
dari tidur panjangnya.
Suara ayam menjadi momok menakutkan bagi sebuah hati
kami. Hampir setiap pagi selalu terbangun lebih dini sebelum raja siang
menjauhkan cahanya di bumi. Seperti menaroh fobia terhadap suara ayam. Apa bila
pagi hari ada suara ayam berkokok ia selalu terbangun dan merasa
ketakutan. Entah sejak kapan hal itu diidapnya.
"Fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada
sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan
orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap
fobia sulit dimengerti.” begitulah info yang saya baca di media sosial.
Tidak hanya suara kokok ayam, setiap ayam berbunyi
anak perempuan dari pasangan Ahmad Yani dan Desi Nia Astuti ini spontan merasa
takut; berkokok, berkotek dan lainsebagainya. Fobia ini memang baru-baru ini
terjadi. Beranjak usia satu tahun enam bulan ini, banyak tingkahlaku yang
ditunjuknya. Ketakutannya terhadap suara
ayam tidak hanya pada saat tidur. Bahkan mendengar suara ayam pada ponsel dan
televisi (TV) juga ia ketakutan.
Bersambung ***
Komentar
Posting Komentar