TONGGAK SIALANG
Sederhana tonggak-tonggak kecil ditancap
Kokoh dipinggir-kota angsa
Dialiri dari sungai batang hari
Perahu melaju bersama tonggak kecil diatas
Riuh burung-burung mengadu kicauwan
Diatas pohon pinang rindang dedaunan
Amuk para sialang mengema kota
Menusuk jiwa kesatria
Masa merubah peristiwa
Mulut membongkah harap
Mantra lama didendangkan
Kecintaan pada bumi dan budaya
Bukti pusar disembelit
Terpuji
lah tanah tercinta ragam upaya
Beda-beda
namun tetap satu jua
Teater AiR
Jambi, 05 April 2011
(lahir
sanggar seni Sialang Rayo UNJA)
Komentar
Posting Komentar