PETA TANDA TANAH

Sangketa membuat babibuta
Harkat martabat tak menjadi nilai  utuh dimata mereka
Memporakporanda
Tangan mulai membelah
Darah kian dihirup tanah
Terdengar  jeritan tagis disudut sana
Menjadi nyayian rintihan anak cucu mereka
Tidak jadi hal tanah diperebutkan
Tidak  jadi hal  nyawa balas  nyawa
Tidak  jadi hal tagis diabaikan
Tidak jadihal rupa darah diganti dengan darah
Tragedi darah melumat tanah
Sangketa ditoreh tanda darah
Sesat isarat buta  membabi buta
Mereka membelah mata
Melumat sangketa, peta tanda tanah
Memporak poranda tanah dengah darah
Sungai air mata
Suara menjadi nyayian pilu merintih kesakitan
Mengema dari keujung dunia
Sepanjang anak cucu mereka
Ditoreh pada bima


Teatre AiR Jambi, 08 Januari 2012. Taman Budaya Jambi . Jam 14:00 WIB
Perebutan kekuasan tanah di Bima

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Heri Perajin Knalpot di Batam

Mujiantun, Pemilik Usaha Snack Kenji Batam

Veronika Atlet Karate Wanita Usia 15 Tahun