MENGEJA SENJA
Angin
seru menerpa
Daun-daun
kering berguguran
Tak mampu lagi erat menggenggam reranting
Hanya reranting yang mampu bertahan
Meski reok pada masanya tiba
Masih ada sisa- sisa
cipta
Mengeja senja masa yang tiba
Mencoba mencucikan dosa sejarah
perjalanan
Perjalanan panjang dunia yang pernah
ternoda
Dusta dunia fana
Tertipu bujuk rayu tersedu pilu
Maasih mengeja senja
Lewat kata dan peristiwa yang tak
terlupa
Dengan berdoa pada sang pencipta
Teater AiR Jambi, 06 februari
2011
Komentar
Posting Komentar