MELINTASI SUNGAI MUARA TABIR
Mengalir deras sungai muaratabir
Pasang lepas pinggir-pingir bibir
Anak tali papan kokoh pasang
Diatas sungai tepian tali dan kayu mencuci dahaga
Jamban sabun dan sagu
Sapa tabir sungai muara tabir
Dari hilir kehulu
Seraya terdengar tawa anak kecil
main perahu
Ada tawa warna kaca
Terendap purba lalu
Jeritan pekik dalam air
Kokoh terkepal tangan usang
Tak
sampai keperaduan muka baru
Tersesat dalam rimba
Dan tak merasa tangan
Tangan-tanagan
tongkang keruk didasar
Merogoh reruntuhan tebing muara
Kini muara meneteskan luka
Dan tangis air mata
Meningalkan cerita tawa pusaka
lama
Muara yang pernah terpesona
Teater AiR
Jambi, 25 juni 2011
(KKN UNJA Tebo Tambun Arang Jambi)
Komentar
Posting Komentar