Postingan

Cerita Inspiratif "Tetap Semangat, Pulang Pergi Sekolah Naik Sepeda "

Gambar
Foto : Berton naik sepeda pulang sekolah Berton Diko Sipayung siswa SMP N 24 Kota Jambi, kayuh sepeda tempuh jarak kurang lebih 8 KM setiap hendak pergi dan pulang sekolah.  Oleh : AHMAD YANI  Meski bencana kabut asap masih melanda Wilayah Kota Jambi, hal itu tidak menyurutkan semangat dan tekat seorang siswa kelas VII SMP N 24 Kota Jambi, untuk pergi sekolah.  Pukul 08.00 WIB, putra pasangan  Sahabatta Sipayung dan Ibu Romauli Sitohang ini bergegas menuju sekolah berharap bisa sampai pukul 08.30. Setiap hari pulang dan pergi ia mengayuh sepeda sejauh kurang lebih 8 km. Beda dengan anak-anak lain pada umumnya. Setiap pagi selalu di antar orang tua dengan menggunakan sepeda motor.  "Biasonyo masuk jam 07.15. Sayo pergi jam 06.00 dari rumah," ujar Berton, saat ditemui di kelas VII A, Selasa (15/10/19).  Anak kedua dari empat bersaudara ini tidak mendapat kesempatan kebahagiaan yang sama dengan anak lain. Setiap pagi Berto...

GURU

Karya : Ahmad Yani Guru kompas dunia Jalan menuntun surga Guru lampion jiwa Menerangi hamba hina Guru tudung peneduh Dikala gurun melepuh Guru panutan kita Tempat mencuci duka Guru berjiwa mulia Tuntunan anak bangsa Jambi, 26 September 2019

LIBUR LAGI

:Bencana Kabut Asap / Asbut di Indonesi edisi III Karya : Ahmad Yani Ali kecil berseragam putih biru Dari rumah menuju sekolah Langkah terhenti berbalik arah Taksanggup menembus baris asbut Tangan gemetar nafas sesak Bola mata berkaca seruduk asbut Awan bergulung lagit mendung Ali terisak di sudut rumah kelam Menapak lusuh masadepan Langkah gugur dihadang asbut Ali gusar lama tidak belajar Pikiran kusut seperti asbut Intensitas udara kian bahaya Ali diliburkan sekolah kesekian kali Ia meradang ingin pindah kota Dunia neraka sudah sama rasa Jambi, 23 September 2019

JEJAK LELUHUR

: Mengenang Ki Hajar Dewantara Karya : Ahmad Yani Menyibak gerak jejak leluhur Mengenang Ki Hajar Dewantara Pelopor pendidikan bangsa Ada kegirangan menimba suka Berjuang hak anak bangsa Mengenang Ki Hajar Dewantara Biar peluru meriam berkicau seru Pantang mundur darah menyerbu Maju berjuang samp a i mati Wujud pengabdian bagi negeri Mengenang jejak sang pelopor Biar peluh selimuti seluruh tubuh Taksanggup bayang nyiangi hendak Lantang suara menikam gelap Menerobos ruang keserakahan Pejuang hak anak negri Biar luluh tubuh penuh luka Ragamu setia pada bangsa Dari kami haturkan doa Bagi pejuang pendidikan bangsa Jambi,  22 September 2019

ISAK SESAK

Bencana Kabut Asap/Asbut di Indonesia Edisi II Karya : Ahmad Yani Air mata menari dipangkuan jiwa Cumbu girang tubuh meradang Asbut menebar dimana-mana Tangan menadah menjerit doa Lama ladang belum dihujan Api menggila menunggang kuda Menubang ladang padang ilalang Musim keluh berkerudung peluh Panas tumpah girang tubuh luluh Menangis badan ingin berteduh Tiada tempat bersarang riang Menabung duka kian menggulma Isak sesak napas terteguk Dikepung pengap asbut lata Tinggal berada bara atas luka Terus dikenang sepanjang masa Jambi, 18 September 2019

NEGERI DI ATAS AWAN

Bencana Kabut Asap/Asbut di Indonesia Edisi I Karya : Ahmad Yani Seperti negeri di atas awan Asbut gerogot desa dan perkotaan Menyelinap di paru tubuh bumi pohon dan rumah diselimutinya Anak kecil berhenti mengadu riang Asbun mengotori taman bermain Tawa tercekik oleh kejian zaman Tangan- tangan melolong hutan kering Daun dan ilalang disembur kobar api Semua punah ditawan kemarau panjang Agin takkuasa mengeja pandang Semua terperangkap oleh asbut Musim berkepanjangan menindas Kemilau dunia kini lumpuh Dibuai belai asbut lamanya Kini hidup menanggung luka Kemana hendah badan meneduh Jika masih ada yang tidak peduli Seakan hidup diujung tanduk Masihkah lalai dengan kesadarannya Jambi, 15 September 2019

INDONESIA BERDUKA

Wafatnya Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie Karya : Ahmad Yani 12 September 2019 Indonesia berduka Tuan pemeluk bangsa pulang pada-Nya Putra terbaik tinggalkan banyak cerita Tutup usia delapan puluh tiga tahun Tuan sudah meniti jalan cukup panjang Sepatutnya kembali beristirahat Menyulam janji bertemu kekasih hati Mengarungi bahtera kebahagian hakiki Tuan lepaskan dunia dengan gemilang Sejuta prestasi dan kehormatan Membuat bangga ibu Pertiwi Jangan risau meninggalkan negeri Biarkan anak cucu bekerja sampai senja Seperti semangatmu membelah benua Biarkan mereka yang meneruskan cinta Seperti tuan berpisah hingga maut tiba Kembali bersama diperadua-Nya Jambi, 14 September 2019

PEJUANG NEGERI

;Puisi untuk musikalisasi  Karya : Ahmad Yani Matahari bersinar terang Burung-burung berkicau Langit biru berawan riang Tanah gembur dan subur Syukur kami pahlawan negeri Sepucuk Jambi sembilan lurah Negeri abadi damai sejati Jasamu selalu terkenang Pahlawan pejuang negeri Tempat kami bertopang diri Dari segalah risau hati Perjuangan telah kami nikmati Kami penerus negeri Akan selalu berbakti Untuk negeri Dan harga diri 28 Agustus 2019

Syaqila Demam Suhu Tubuh 41 Drajat Celcius

Gambar
Alami demam panas suhu tubuh capai 41 drajat celcius. Syaqila Humaira Zayani dilarikan ke Rumah Sakit Santa Theresia Jambi, pukul 03.00 WIB, Selasa 21/05/19. Dan dirawat selama tiga hari. Ahmad Yani- Jambi Orang tua mana yang tidak merasa resah jika si buah hatinya sedang sakit. Khawatiran bingung dan cepat panik, segala upaya pasti akan dilakukannya demi kesembuhan anak-anaknya. Malam sudah berlalu, pagi datang menjelang, saat itu waktu tepat menunjukkan kurang lebih pukul 03.00 WIB. Suasan menjadi gusar semua kocar kacir dengan tergesa-gesa bergegas menuju rumah sakit yang berada di Jalan Dokter Sutomo No.19, Ps. Jambi, Kota Jambi. Tubuh Syaqila sangat panas, dalam perjalanan sekali-kali dia menangis, terlihat dari wajahnya tak kuasa menahan sakit. Pagi itu semua merasa panik berdoa agar Syaqila yang berumur 20 bulan itu cepat mendapat pertolongan medis dari dokter. Beruntung pagi itu jalan raya masih sepi dari lalu lalang kendaraan. Jadi mobil yang kami kendarai ...

TAWA DAM

Mengenang Dam dalam diam Ada tawa terselip dibalik canda Menggelitik urat nadi Menggelegar meniti rindu Meruntuhkan keangkuhan Mengenang Dam dalam tawa Terkenang diaurora jiwa Bersarang dalam ingatan Merangkul erat bagai cinta Lebur dalam kehangatan Tawa masih bersetubuh Bersama kabut dan peluh Merekat erat direlung hati Telah menjadi kenangan Di dalam sanubariku  -------- Puisi ini untuk Dr. Drs. Sudaryono, M.Pd atau DAM Jambi, 26 Februari 2019